Kau, tak ada istimewanya bagiku..
tapi sajak-sajak ini terus tercipta untukmu
Kau, tak ada istimewanya bagiku..
tapi kau terus membutakan hatiku..
seistimewa apa dirimu?
hingga ku tak bisa mengusir bayangmu..
"tak ada istimewanya!", kataku
"tapi kau..sangat berarti..", kata hati kecilku
pastinya kau tertawa baca tulisanku..
hhmm..sulitnya membohongi hati ini...
Semarang, 8 Mei 2008 13:43
2 comments:
jika kabut itu lebih indah
kenapa harus kau sinari
bukankah tanpa bentuk itu indah
kenapa kau harus wujudkan bentuk setengah hati................
maaf puisimu ini labih bagus tanpa judul...(hanya kritik tak berarti dari sesama bukan pujangga)
iya boss, judulnya awalnya "jaim.." sekarang aku ubah ke "kau"
Post a Comment